Skip to content Skip to footer

Pentingnya Gerakan Yoga dalam Kehidupan Sehari-hari

Pentingnya gerakan Yoga tidak hanya berlaku bagi penggiat olahraga, namun dalam kehidupan sehari-hari perlu melakukan beberapa gerakan khusus. Setiap harinya, banyak orang yang penasaran, kenapa kegiatan olahraga ini begitu digemari, bahkan peminatnya terus meningkat drastis.

Secara keaslian, Yoga menawarkan manfaat holistik untuk membangun fisik dan mental, seperti meningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, dan keseimbangan tubuh, sekaligus meredakan stres bahkan mengendalikan ketenangan dalam pikiran. Jika dilakukan dengan baik, Yoga dipercaya mampu memperbaiki kualitas tidur melalui kombinasi gerakan, pernapasan, dan meditasi.

Yoga juga dikenal sangat fleksibel bagi semua kalangan, karena dapat dilakukan dimana saja dan beragam gaya yang bisa disesuaikan pemula hingga ahli juga menjadi daya tarik utamanya.

Tapi, seberapa penting Yoga dalam kehidupan sehari-hari bagi orang biasa maupun penganut Hinduisme?. Pada ulasa kali ini, kita akan mencoba menuliskan beberapa hal penting yang bisa membuat kehidupan jadi lebih sehat secara mental dan fisik.

Beberapa Gerakan Yoga Paling Umum

Berdasarkan kategorinya, ada beberapa poin pentingnya gerakan Yoga paling umum dan sudah lebih dari cukup untuk dilakukan sehari-hari. Seperti pembahasan sebelumnya, holisticyogaandayurvedagoa.com menyampaikan bahwa Yoga menyatukan antara spiritual dan latihan fisik untuk mendapatkan kesehatan secara mental maupun holistik. Dibawah ini sudah ada list gerakan sederhana Yoga paling mudah dilakukan kapanpun dan dimanapun.

1. Tadasana (Mountain Pose / Pose Gunung)

Tadasana adalah pose berdiri paling dasar dalam yoga. Kamu berdiri tegak dengan posisi tubuh sejajar dan stabil. Pose ini jadi dasar untuk banyak gerakan berdiri lainnya.

Manfaat:

  • memperbaiki postur tubuh
  • membantu mengurangi sakit punggung
  • melatih fokus dan keseimbangan
  • menguatkan kaki, pergelangan kaki, dan otot perut (core)

2. Adho Mukha Svanasana (Downward Dog / Anjing Menghadap Bawah)

Pose ini membentuk posisi seperti huruf “V” terbalik. Tubuh bertumpu pada tangan dan kaki, pinggul diangkat ke atas. Pose ini sering dipakai untuk transisi atau istirahat saat yoga.

Manfaat:

  • meregangkan punggung, paha belakang (hamstring), dan bahu
  • menguatkan tangan dan kaki
  • membantu tubuh lebih rileks dan tenang

3. Marjaryasana–Bitilasana (Cat-Cow / Pose Kucing–Sapi)

Gerakan ini adalah kombinasi dua posisi: punggung melengkung ke atas (kucing) dan melengkung ke bawah (sapi). Dilakukan sambil mengikuti napas.

Manfaat:

  • melenturkan dan merilekskan tulang belakang
  • mengurangi tegang di punggung dan pinggang
  • membantu napas lebih teratur dan tubuh lebih nyaman

Cara singkat:
Posisi tangan dan lutut → tarik napas (punggung turun / sapi) → buang napas (punggung bulat / kucing) → ulangi perlahan.

4. Virabhadrasana I & II (Warrior I & II / Prajurit I & II)

Dua pose ini melatih kekuatan kaki, fokus, dan daya tahan.

1. Warrior I (Prajurit I)

Menghadap ke depan, tangan ke atas.

Manfaat:

  • memperkuat kaki dan pinggul
  • membuka dada dan bahu
  • melatih kekuatan & percaya diri

2. Warrior II (Prajurit II)

Badan terbuka ke samping, tangan lurus kanan-kiri.

Manfaat:

  • memperkuat kaki dan paha
  • melatih keseimbangan dan ketahanan
  • membantu tubuh lebih stabil

5. Balasana (Child’s Pose / Pose Anak)

Balasana adalah pose istirahat yang paling menenangkan. Kamu berlutut lalu badan ditundukkan ke depan sampai dahi menyentuh matras.

Manfaat:

  • merilekskan pikiran dan tubuh
  • mengurangi stres dan tegang
  • meregangkan punggung, pinggul, paha, dan pergelangan kaki

6. Bhujangasana (Cobra Pose / Pose Kobra)

Pose ini dilakukan dengan posisi tengkurap, lalu dada diangkat ke atas seperti kobra.

Manfaat:

  • memperkuat otot punggung
  • membuka dada dan bahu
  • meregangkan perut dan tulang belakang
  • membantu postur jadi lebih baik

7. Setu Bandha Sarvangasana (Bridge Pose / Pose Jembatan)

Dilakukan dengan berbaring telentang lalu pinggul diangkat ke atas. Pose ini termasuk backbend ringan yang aman untuk pemula.

Manfaat:

  • menguatkan punggung, bokong, dan paha
  • membuka dada dan leher
  • membantu mengurangi stres dan rasa lelah

8. Vrikshasana (Tree Pose / Pose Pohon)

Pose berdiri dengan satu kaki seperti pohon yang kuat. Satu kaki menapak, kaki satunya ditempelkan di paha bagian dalam (jangan di lutut). Tangan bisa di dada atau di atas kepala.

Manfaat:

  • meningkatkan keseimbangan
  • melatih fokus
  • menguatkan kaki
  • menenangkan pikiran

9. Trikonasana (Triangle Pose / Pose Segitiga)

Pose berdiri dengan kaki terbuka lebar lalu badan dimiringkan ke samping membentuk “segitiga”.

Manfaat:

  • meregangkan pinggul, dada, dan paha belakang
  • menguatkan kaki
  • melatih keseimbangan tubuh
  • membantu pencernaan dan mengurangi stres

10. Savasana (Corpse Pose / Pose Mayat)

Savasana adalah pose berbaring santai di akhir latihan yoga. Kelihatan mudah, tapi sebenarnya penting banget karena tubuh butuh waktu untuk menyerap manfaat latihan.

Manfaat:

  • menenangkan saraf dan pikiran
  • mengurangi stres
  • membuat tubuh lebih rileks total
  • membantu pemulihan setelah latihan

Intisari

Dalam beberapa kasus, gerakan Yoga menjadi salah satu perihal penting, karena orang bisa lebih mudah menyatukan ketenangan mental dan kebugaran fisik. Orang yang mengikuti kegiatan ini biasanya lebih fresh dalam menjalani kehidupan sehari-hari, karena bisa meredam persoalan lebih tenang. Terutama bagi ibu rumah tangga, yang kemungkinan besar lebih berat soal pikiran karena banyaknya aktivitas diluar maupun dirumah.

Pentingnya gerakan Yoga dasar tadi bisa dirasakan manfaatnya setelah 3 – 5 hari. Maka rutinitas Yoga benar-benar harus dijaga sebaik dan sebisa mungkin setiap harinya, setidaknya lakukan 4 – 5 gerakan dalam sehari, menyesuaikan kebutuhan harian.